Beranda » Akal Sehat Dahlan Iskan » Tiga Media Penetral “Jawa Pos”

Tiga Media Penetral “Jawa Pos”

intartosaja@gmail.com

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.

Berbagai partai baru yang lahir setelah Orde Baru jatuh

 

Ketika Orde Baru jatuh pada 1997, BJ Habibie naik menjadi presiden menggantikan Soeharto. Pada zaman inilah, euphoria politik melanda di seluruh negeri.

Yang tidak puas dengan tiga partai politik saat itu (PPP, Golkar dan PDI), kemudian mendirikan partai politik baru. Sebagian partai baru itu masih bertahan saat ini. Sebagian lagi sudah tersungkur karena tidak mendapat dukungan publik yang cukup.

Euphoria politik rupanya juga melanda para wartawan “Jawa Pos”. Sebagian mulai ada yang tertarik pada dunia politik praktis. Ada yang tertarik ke PAN. Ada yang tertarik ke PBB. Ada juga yang condong ke PKB.

Agar hasrat politik para wartawan itu tersalur dengan baik, Dahlan Iskan memutuskan mendirikan media baru. Lahirlah Tabloid “Amanat” yang dimotori wartawan pro PAN. Wartawan yang senang PBB menerbitkan tabloid “Abadi”. Pendukung PKB mengelola harian “Duta Masyarakat”.

Dengan adanya koran-koran partisan itu, “Jawa Pos” dengan mudah memosisikan diri menjadi koran non partisan alias koran netral. Sebab, sudah tidak ada lagi wartawan “Jawa Pos” yang ingin berpolitik praktis.

Akankah media-media partisan itu akan terbit lagi menjelang Pemilu 2014? Entahlah.

Joko Intarto, sebuah pandangan pribadi
Follow me @intartojoko

About these ads

1 Komentar

  1. [...] Tiga Media Penetral “Jawa Pos”. [...]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 27 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: