Catatan Murid Dahlan

Beranda » Yang Ringan Yang Lucu » Ketemu Jalan Gara-Gara Ditegur Dahlan Iskan

Ketemu Jalan Gara-Gara Ditegur Dahlan Iskan

intartosaja@gmail.com

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya

Makan kaledo itu sengsaranya tidak sebanding dengan hasilnya. Dua tangan harus bertenaga penuh untuk memainkan garpu dan pisau. Hasilnya hanya secuil daging dan tulang muda. Tapi kalau berhasil menyedot sumsumnya, lezatnya luar biasa.Seperti makan kaledo itulah gambara pengalaman saya menerbitkan koran di kota Palu pada 1993. Susah, banyak masalah dan berdarah-darah! Tapi saya selalu ingat nasihat Dahlan Iskan untuk tidak mengeluh, apalagi lari.Masalah pertama yang saya temui adalah, ketika membaca laporan keuangan. Posisi kas nyaris kosong! Kertas dan plate hanya cukup untuk tiga bulan. Tinta cukup untuk enam bulan.Oplah terjual hanya 900 eksemplar dari cetak 1.500 eksemplar per hari. Tunggakan di agen hampir merata. Sementara tagihan jatuh tempo dari supplier sudah menumpuk sejak berbulan-bulan sebelumnya.Dari semua penagih, yang paling menakutkan saya adalah Bank BNI dan Bank BRI. Sebab, tanah berikut kantor redaksi dan tanah berikut percetakannya dalam pengawasan kedua bank pelat merah itu. Bila gagal bayar, seluruh asset akan disita. Koran sudah pasti tidak akan terbit lagi.

melaluiKetemu Jalan Gara-Gara Ditegur Dahlan Iskan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: