Catatan Murid Dahlan

Beranda » Terkaget-Kaget » Mewahnya Makan Siang Dahlan Iskan

Mewahnya Makan Siang Dahlan Iskan

intartosaja@gmail.com

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya

100_1297

Civitas academica Universitas Advent Indonesia (Unai) Bandung tidak menyangka kalu Menteri BUMN Dahlan Iskan bersedia makan siang dengan menu asrama mahasiswa. Peristiwa itu terjadi seusai Dahlan menjadi pembicara dalam ceramah umum mahasiswa aula Unai, Rabu (13/11).

Makan siang bersama mahasiswa sebenarnya tidak direncanakan. Sebab, Dahlan dijadwalkan hanya akan menjadi pembicara dari pukul 10.00 hingga pukul 12.00 saja. Setelah itu, Dahlan harus tiba di Jakarta pukul 15.00 karena para anggota Dharma Wanita seluruh Indonesia telah menantinya.

Tetapi Dahlan merasa tidak tega meninggalkan acara dialog dengan mahasiswa Unai ketika tenggat dua jam telah lewat. Antusiasme mahasiswa itu berhasil membuatnya berada lebih lama di kampus yang berdiri sejak 1949 di kawasan pegunungan Lembang itu.

Karena telah masuk jadwal makan siang, Dahlan langsung bersedia, ketika pembawa acara menawarkan makan siang bersama penghuni asrama. Jawaban itu mengejutkan civitas academica. Sebab, banyak yang menyangka makan siang Dahlan tidak berbeda dengan pejabat-pejabat yang mereka kenal sebelumnya.

100_1296

Tiba di ‘’dining room’’, Dahlan menerima sebuah baki alumunium. Di atasnya telah tersaji dua potong tempe bacem, semangkuk sayur lodeh, sepiring nasi, semangkuk lalapan dan semangkuk sop buah. Menu itu sama dengan yang dinikmati 1.800 mahasiswa, dosen dan karyawan Unai.

Beberapa mahasiswa berkomentar heran melihat Dahlan yang menikmati menu asrama itu. ‘’Bukan main… Sudah jadi pejabat, tapi masih doyan makanan asrama,’’ celetuk seorang mahasiswi kepada temannya. Saya yang sedang berdiri di dekatnya hanya tertawa dalam hati. ‘’Belum tahu dia kalau menu asrama ini lebih bagus dari makan Pak Dahlan biasanya,’’ batin saya.

Benarkah lebih bagus? Ya! Coba bandingkan dengan menu yang disantap Dahlan seusai meresmikan KA Pangrango jurusan Bogor – Sukabumi di Stasiun Bogor Paledang, Sabtu lalu (9/11). Saat itu Dahlan hanya makan soto kuning kelas gerobak kaki lima. Tempat makannya pun seadanya, di samping pagar pembatas rel kereta.

100_1084

‘’Standar asrama mahasiswa ternyata tidak kalah dengan hotel bintang lima,’’ puji Dahlan sambil merapikan alat makannya. Baki alumunium itu tampak bersih. Tidak ada satu pun menu yang tersisa. Makan siang di asrama mahasiswa itu terlalu mewah buat Dahlan Iskan, dibanding biasanya.

Joko Intarto

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: